SIARAN PERS
ICBP UMUMKAN PEMBUKAAN PABRIK KEMASAN KARTON PT SURYA RENGO CONTAINER
28/12/2012
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk ("ICBP" atau "Perseroan") pada hari ini mengumumkan bahwa PT Surya Rengo Container ("SRC"), anak perusahaan yang 60% sahamnya dimiliki oleh Perseroan dan merupakan perusahaan patungan dengan Rengo Co., Ltd., Jepang telah memulai kegiatan operasional pabrik kemasan kartonnya yang keempat di Karawang ("Pabrik Karawang").

Pabrik Karawang yang baru berlokasi di Karawang International Industrial City akan memberikan penambahan kapasitas sekitar 60 ribu ton per tahunnya guna memenuhi peningkatan permintaan dari pelanggan pihak ketiga maupun Indofood Group. Konsistensi SRC dalam menghasilkan produk berkualitas telah mendapat pengakuan dari berbagai pelanggan internasional ternama sebagai salah satu pemasok pilihan untuk kemasan karton.

Anthoni Salim, Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP mengatakan: "Keberadaan Pabrik Karawang akan memperkuat posisi SRC sebagai salah satu pemain utama dalam industri kemasan karton dan secara bersamaan juga mendukung potensi pertumbuhan Indofood Group".
ICBP DAN ASAHI MASUKI PASAR MINUMAN NON-ALKOHOL DI INDONESIA
10/07/2012
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk ("ICBP") dan Asahi Group Holdings Southeast Asia Pte. Ltd. ("Asahi") pada hari ini mengumumkan bahwa kedua belah pihak telah menandatangani Perjanjian Joint Venture sehubungan dengan rencana pendirian perusahaan patungan untuk memproduksi dan memasarkan minuman non-alkohol di Indonesia.

ICBP akan menjadi pemegang saham mayoritas dengan porsi kepemilikan sebesar 51% pada perusahaan patungan yang akan menangani pemasaran dan distribusi produk, sedangkan Asahi akan menjadi pemegang saham mayoritas dengan porsi kepemilikan sebesar 51% pada perusahaan patungan yang akan menangani produksi.

Pasar minuman non-alkohol di Indonesia berkembang pesat dengan mencatatkan pertumbuhan dua digit dalam kurun waktu lima tahun terakhir, yang terutama didorong oleh peningkatan pendapatan per kapita serta tumbuhnya segmen berpendapatan menengah. Pendapatan per kapita Indonesia secara konsisten terus meningkat dan saat ini diperkirakan mencapai US$3.600, naik dari tahun sebelumnya yaitu sebesar US$3.000. Hal ini merupakan suatu pencapaian penting bagi pertumbuhan konsumerisme ke depan. Segmen berpendapatan menengah kini telah mencapai lebih dari 50% populasi.

ICBP merupakan salah satu perusahaan makanan dalam kemasan terkemuka di Indonesia yang didukung oleh jaringan distribusi yang luas, sedangkan Asahi merupakan salah satu pemain utama dunia di industri minuman dengan kemampuan produksi dan pemasaran yang tangguh. Perusahaan patungan ini akan memanfaatkan kekuatan dari kedua pihak untuk menangkap peluang pasar produk minuman non-alkohol di Indonesia.
"Kami menyambut baik kerjasama dengan Asahi karena kedua perusahaan memiliki kecocokan secara strategis. Penggabungan kekuatan kedua perusahaan ini diharapkan akan menciptakan sinergi positif yang akan menempatkan kami pada posisi yang baik untuk menjadi salah satu pemain utama di industri produk minuman non-alkohol di Indonesia. Aliansi ini merupakan langkah penting bagi ICBP, yang memungkinkan ICBP untuk memperluas kategori usahanya sehingga dapat meningkatkan kehadirannya di pasar dan mempercepat pertumbuhan perusahaan," kata Anthoni Salim, Presiden Direktur dan CEO ICBP.

"Asahi sangat antusias dan melihat peluang yang besar untuk memasuki kegiatan usaha minuman non-alkohol di Indonesia, melalui pembentukan kerjasama dengan ICBP. Meskipun kerjasama ini merupakan kegiatan operasional kami yang pertama di Indonesia, kami akan berupaya untuk menyediakan produk yang dapat memenuhi selera konsumen di Indonesia melalui penggabungan kemampuan ICBP dan Asahi dalam pengembangan produk, serta manajemen kami yang kompeten. Dengan senantiasa memperhatikan kebutuhan konsumen dengan seksama dan menyediakan produk yang berkualitas, kami sangat yakin akan meraih sukses di pasar minuman non-alkohol di Indonesia yang terus mengalami pertumbuhan," kata Naoki Izumiya, Presiden Asahi Group Holdings, Ltd.
ICBP TEGASKAN INDOMIE TELAH PENUHI STANDAR INTERNASIONAL TENTANG KESELAMATAN MAKANAN
10/10/2010
Sehubungan dengan pemberitaan di media massa Taiwan baru-baru ini, mengenai kandungan bahan pengawet E218 (Methyl P-Hydroxybenzoate) dalam produk mi instan Indomie, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk ("ICBP" atau "Perseroan") menjelaskan bahwa produk mi instan yang diekspor oleh Perseroan ke Taiwan telah sepenuhnya memenuhi peraturan dari Departemen Kesehatan Biro Keamanan Makanan Taiwan.

Perseroan berkeyakinan bahwa pemberitaan mengenai mi instan yang muncul di media massa Taiwan, bukanlah merupakan produk mi instan ICBP yang ditujukan untuk pasar Taiwan.

ICBP telah mengekspor produk mi instan ke berbagai negara di seluruh dunia selama lebih dari 20 tahun. Perseroan senantiasa berupaya memastikan bahwa produknya telah memenuhi peraturan dan ketentuan keselamatan makanan yang berlaku di berbagai negara dimana produk mi instannya dipasarkan.

"ICBP menekankan bahwa produk Perseroan telah sepenuhnya memenuhi panduan dan peraturan yang berlaku secara global, yang ditetapkan oleh CODEX Alimentarius Commission, sebuah badan internasional yang mengatur standar makanan. Terkait pemberitaan ini, saat ini kami tengah meninjau situasi di Taiwan, dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan konsumen kami di Taiwan dan di berbagai negara lainnya", kata Taufik Wiraatmadja, Direktur ICBP.